Sunday, May 10, 2015

Pantun Istimewa Untuk Ibunda Dan Ayahanda...



Assalamualaikum wrwb...





Buat ibunda tercinta...


Merimbun pauh semarak bendang,
Nun bertamu balam kelihatan,
Cenderawasih terbang di awan,
Patah sehala di angkasa raya,
Reribu lelayang turun perhati;
Sungguhpun jauh jarak memandang,
Namun wajahmu dalam ingatan;
Belas kasih diambang rawan,
Entah bila bisa bahagia,
Ibu tersayang meruntun hati...

Buat ayahanda tersayang yang telah lama pergi.... 

Bertamu kabut titian senja,
Barat berair berlagu petir,
Masih bercanda burung di awan,
Kemudi di lautan jangan terburu,
Berlalu tentunya tiada berhenti;
Kasihmu lembut belaian manja,
Kudrat zahir berpanggu getir,,
Kasih ayahanda segunung rawan,
Abadi diingatan kenangan terharu,
Satu-satunya tiada pengganti..

Bunga kekwa jambangan syahdu,
Syahdu lewat senada persada,
Memetik selasih kantan bersulam,
Melembang ruyung air tempias,
Pegaga temu di celah-celah,
Tepi rekahan tanah serasi;
Hanya doa kenangan rindu,
Rindu buat ayahanda bonda,
Setitik kasih di lautan dalam,
Kembang berpayung zahir berhias,,
Semoga rahmatMu Ya Allah,
Menjadi teduhan Jannah Firdausi...

Aamiin...



Kalam berpena...
UmmiAin

1 comment:

Salam hormat dari Ummi buat para pembaca dan pemantun yang Ummi sayangi tidak kira usia....

Jemputlah berpantun bersama Ummi dan sama-sama kita memartabatkan warisan nenek moyang zaman berzaman, namun setiap pantun anda hendaklah berkaitan dengan tema pantun yang sedia ada.....setiap pantun Ummi yang dipaparkan adalah hak cipta terpelihara dan sebarang hasrat untuk menciplak sebarang entri di sini hendaklah mendapat keizinan dari Ummi, semua pantun sumbangan anda akan Ummi ukirkan dibuku kenangan tanda penghargaan yang tidak berbelah bagi....terimakasih secawan kopi semanis madu buat anda yang telah menyumbangkan pantun yang amat berharga.... ^^

Santun cantik pasangan mempelai,
Menanti gugup mengadap mertua;
Pantun setitik sumbangan bernilai,
Pasti termaktub meresap dijiwa.... ^^

Turun perangkap menggagau jerat,
Petik kelapa memakai tangga;
Pantun berangkap walau dua kerat,
Tak cantik tak ngapa bernilai berharga.... ^^