Thursday, December 25, 2014

Pantun Ikut....



Assalamu’alaikum wrwb..




Istimewa buat sahabat Ummi sekelian yang dirindui lagi diingati...

Jom Kita Berpantun...


Seruntun diangkut dalamnya sampan,
Seruntun dikandar bertampan kayu;
Pantun BERIKUT hanya tatapan,
Pantun sekadar rangkapan Melayu..

Sedikit terkapai melata celahi,
Terkebil serati menjamah delima;
Ke masjid beramai kita penuhi,
Sambil IKUTI ceramah agama..` 

Haruan berkeliaran melata titi,
Cahaya redup meniti tebing;
Panduan Al Quran kita IKUTI,
Nescaya hidup pasti terbimbing..

Basah malukut pasti dibuang,
Dimakan tempua sudah terkena;
Usah DIIKUT hati meruang,
Akan dijiwa gundah gulana..

Sampan Pak Ucu haluan seberang,
Menghala laluan jarring berikan;
Kasihkan cucu Tokwan seorang,
Segala kemahuan sering DIIKUTKAN..

Berangan dipagut bawa ke sarang,
Kedidi di hutan terbangan senja;
Potongan rambut dunia sekarang,
Menjadi IKUTAN golongan remaja..

Haruan berkeliaran merata titi,
Di paya redup meniti tebing;
Panduan Al Quran kita IKUTI,
Nescaya hidup pasti terbimbing..

Kelodak naik bersampan payah,
Basah genangan sudahlah senja;
Kehendak baik ibu dan ayah,
Dibantah jangan IKUTKANLAH saja..

Tumbuhlah tebu bersilang pandan,
Kedidi hutan naik berteduh;
Ayah ibu cemerlang teladan,
Menjadi IKUTAN terbaik contoh..

Kelat tumbuh merah mengimbau,
Berati mangkar sibuah delima;
Bersolat Subuh immarah surau,
DIIKUTI dengar kuliyyah agama..

Basah malukut jangan segantang,
Bubuk jawa terapung-apungan;
Usah DIIKUT kerisauan mendatang,
Menusuk jiwa dikenang jangan..

Sangkut cindai di tiang melayang,
Berpuput ke angkasa terus ke rumah;
MENGIKUT perangai ayah tersayang,
Lembut bahasa halus berhemah..

Buah kelami menjadi kundang,
Lebat ke sisi galah diranduk;
IKUTLAH resmi padi sebendang,
Padat berisi semakinlah tunduk..

Pantai berakar tersangkut sampan,
Ikan tersungkup kelodak berati;
Andai mungkar IKUT disimpan,
Akan hidup tidak diberkati..

Cucuhlah pelita sangkut di pohon,
Buah masak bumi nan terang;
Jomlah kita IKUT berpantun,
Meriah teratak Ummi nan usang..

Silau awan dipetang hari,
Serlah bumi menyerkap cahaya;
Kalau tuan datang kemari,
IKUTLAH Ummi merangkap karya.. ^^,




Kalam berpena...
UmmiAin

No comments:

Post a Comment

Salam hormat dari Ummi buat para pembaca dan pemantun yang Ummi sayangi tidak kira usia....

Jemputlah berpantun bersama Ummi dan sama-sama kita memartabatkan warisan nenek moyang zaman berzaman, namun setiap pantun anda hendaklah berkaitan dengan tema pantun yang sedia ada.....setiap pantun Ummi yang dipaparkan adalah hak cipta terpelihara dan sebarang hasrat untuk menciplak sebarang entri di sini hendaklah mendapat keizinan dari Ummi, semua pantun sumbangan anda akan Ummi ukirkan dibuku kenangan tanda penghargaan yang tidak berbelah bagi....terimakasih secawan kopi semanis madu buat anda yang telah menyumbangkan pantun yang amat berharga.... ^^

Santun cantik pasangan mempelai,
Menanti gugup mengadap mertua;
Pantun setitik sumbangan bernilai,
Pasti termaktub meresap dijiwa.... ^^

Turun perangkap menggagau jerat,
Petik kelapa memakai tangga;
Pantun berangkap walau dua kerat,
Tak cantik tak ngapa bernilai berharga.... ^^