Saturday, September 6, 2014

Pantun Terang...



Assalamu’alaikum wrwb..



Tanam cemara pohon hiasan,
Pohon bersarang serati bertelur;
Salam mesra pantun warisan,
Pantun TERANG menanti dihulur...

Seberang paya banyaklah kelodak,
Kelam dini bebayang airnya;
TERANG maya Allah Berkehendak,
Alam ini Dia Yang Punya...

Menyula bidara galah merelas,
Sarang kelulut sudah kelami;
Tatkala bicara biarlah jelas,
TERANG disebut mudah difahami..

Rendah bersarang di tepi buluh,
Katak selalu bernyanyi pagi;
Sudah TERANG lagi bersuluh,
Tidak perlu sembunyi lagi..

Tanam merata debunga selasih.
Hanya derdap tumbuhnya jarang; 
Padam sengketa kerana kasih,
Hilangnya gelap timbulnya TERANG..

Bambu serumpun itik bersarang,
Sarang serati bergenang lokan;
Ilmu bertimbun ditelek orang,
TERANG dihati senang fahamkan..

Merekah timba tepian perigi,
Arah perahu hanya se ela;
Perlukah hamba MENERANGKAN lagi,
Sudah tahu bertanya pula...

Makan nasi mulalah sendawa,
Berkuahkan kari sampai terendam;
Merdekakan emosi TERANGILAH jiwa,
Jauhkan diri dirantai dendam...



Dengan ini Ummi mengundur diri dahulu buat seketika semoga dengan izin Allah SWT Ummi akan kembali lagi dengan tema yang lain pula....khusus buat kawan-kawan yang dirindui selalu.....
Serangkai doa di warung rindu semoga kita semua dirahmati oleh DIA dalam kehidupan sehari-harian....aamiin....salam kasih dari Ummi ya... ^^,



Pagarilah nisan jambangan petunia,
Nisan kayu tepian huma; 
TERANGILAH warisan dengan budaya,
Warisan Melayu baru dan lama...




Kalam berpena...
UmmiAin

No comments:

Post a Comment

Salam hormat dari Ummi buat para pembaca dan pemantun yang Ummi sayangi tidak kira usia....

Jemputlah berpantun bersama Ummi dan sama-sama kita memartabatkan warisan nenek moyang zaman berzaman, namun setiap pantun anda hendaklah berkaitan dengan tema pantun yang sedia ada.....setiap pantun Ummi yang dipaparkan adalah hak cipta terpelihara dan sebarang hasrat untuk menciplak sebarang entri di sini hendaklah mendapat keizinan dari Ummi, semua pantun sumbangan anda akan Ummi ukirkan dibuku kenangan tanda penghargaan yang tidak berbelah bagi....terimakasih secawan kopi semanis madu buat anda yang telah menyumbangkan pantun yang amat berharga.... ^^

Santun cantik pasangan mempelai,
Menanti gugup mengadap mertua;
Pantun setitik sumbangan bernilai,
Pasti termaktub meresap dijiwa.... ^^

Turun perangkap menggagau jerat,
Petik kelapa memakai tangga;
Pantun berangkap walau dua kerat,
Tak cantik tak ngapa bernilai berharga.... ^^